13.2.12

meniduri matahari

aku tau dia terbit di fajar dan hilang saat senja,
jauh sebelum aku memutuskan tertarik padanya

aku tau dia tak pernah padam, tapi dia teratur hilang
waktu kencanku terbatas, diberi stopwatch

aku tidur waktu malam, tapi dia hadir siang-siang: saat libido terpanggang
tapi aku memilih untuk meniduri matahari, bukan bulan yang temaram malam-malam
aku dapat menidurinya diantara jadwal padatnya menyirami dunia
aku dapat menidurinya disela langkah rapat keputusan ternganga

jadi bukan opsiku untuk menidurinya ditemaram kasur 
tak bisa kubelai pipinya coba lindungi dari dingin malam
tiada mungkin kami berdua memejamkan mata disaat yang sama
dia tertidur saat aku terjaga, begitu pula sebaliknya...


...oleh karna itu esok kami rayakan valentine pukul tiga.

Tidak ada komentar: